DPRD Kab. Karo Akan Gelar RDP Terkait Permasalahan Kelangkaan Pupuk Subsidi

Facebook
WhatsApp
X
Threads

 

Karo, Jurnaliskaro.com,- Dalam waktu dekat Anggota DPRD Kab. Karo, akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak terkait membahas mengenai kelangkaan pupuk subsidi di Kab. Karo.

Hal ini diungkapkan Ketua DPRD Kab. Karo, Iriani br Tarigan, yang mengatakan dalam waktu dekat akan dilakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan memanggil pihak terkait untuk membahas kelangkaan pupuk subsidi.

“Dalam waktu dekat akan segera digelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan mengundang instansi terkait serta melibatkan Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Kabupaten Karo. Langkah ini diambil guna mengungkap secara jelas penyebab terhambatnya distribusi pupuk subsidi di wilayah tersebut,” jelasnya saat berdiskusi dengan para petani di Kantor DPRD Kab. Karo, Selasa (21/04/2026) siang.

Lanjutnya ini harus dilakukan untuk menanggapi keluhan dari masyarakat, khususnya para petani dari Kec. Munte, yang datang dan meminta agar menindaklanjuti permasalahan kelangkaan pupuk subsidi.

“Kita kedatangan warga, para petani jagung dari Kec. Munte, yang meminta agar menindaklanjuti terkait pupuk subsidi. Menanggapi keluhan tersebut, dirinya berkoordinasi dengan Ketua Komisi A yang membidangi Dinas Pertanian Kabupaten Karo, untuk mengatasi permasalahan ini,” ungkapnya.

Sementara itu akibat kelangkaan pupuk subsidi yang telah berlangsung sekitar satu bulan di Kabupaten Karo, khususnya di Kecamatan Munte, membuat para petani jagung cemas. Tanaman jagung yang sudah ditanam terancam gagal panen akibat tidak mendapat pemupukan dasar pada masa tanam kali ini.

Sejumlah perwakilan masyarakat Kecamatan Munte yang terdiri atas ketua kelompok tani, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta kepala desa setempat mendatangi kantor DPRD Kabupaten Karo. Kedatangan ini, adalah untuk meminta anggota dewan membantu menyelesaikan persoalan pupuk subsidi yang dinilai sangat mendesak.

“Sudah satu bulan jagung kami tanam, dan sudah saatnya dilakukan pemupukan dasar. Tolong bantu kami, masyarakat petani jagung di Kecamatan Munte yang saat ini sangat membutuhkan pupuk subsidi,” ungkap perwakilan warga Desa Munte di hadapan Ketua DPRD Karo, Iriani Br Tarigan, yang didampingi Ketua Komisi B, Lenny Pury Chlefes, serta sejumlah anggota dewan lainnya.

Dalam pertemuan tersebut juga dihadiri oleh, Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Karo, Agustinus Jaya Bangun, yang didampingi oleh Kepala Bidang (Kabid) terkait, menjelaskan bahwa kelangkaan pupuk subsidi di sejumlah kecamatan disebabkan oleh bencana alam di Aceh beberapa waktu lalu. Penjelasan itu merujuk pada surat jawaban dari Pupuk Indonesia (PI) yang diterima pihaknya sehari sebelumnya.

“Untuk saat ini, jatah pupuk subsidi untuk Kecamatan Munte baru sekitar 259 ton dari total alokasi sebesar 4.000 ton untuk musim tanam tahun 2026,” jelas Agustinus.

Diskusi terbatas antara perwakilan masyarakat Kecamatan Munte dan Komisi B DPRD Karo juga dihadiri oleh sejumlah anggota dewan, antara lain Raja Urung Mahesa Tarigan, Ferianta Purba, Etrif Bepura Tarigan, Miltra Sembiring, Endamia Kaban, Jun Adi Arief Bangun serta seluruh pegawai Sekretariat DPRD Kabupaten Karo. (JKTim)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *