
Karo, Jurnaliskaro.com, – Hari Kemerdekaan RI ke 81 Tahun 2025, Pertamina Geothermal Energy Area Sibayak menggelar Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di Halaman Kantor PGE Area Sibayak di Desa Semangat Gunung Kec. Merdeka, Kab. Karo, Senin (17/08/2026) sekira pukul 08.00 WIB.
Kegiatan ini pun berlangsung dengan khidmat dikuti oleh seluruh karyawan dari PGE Area Sibayak. Sebagai bagian dari ikhtiar besar tersebut, Pertamina mengangkat tema “Energi Merah Putih, Indonesia Makmur.”
Tema ini bukan sekadar tema korporasi. Tema ini adalah keyakinan bahwa kemerdekaan harus terus diberi energi. Energi yang tidak hanya menyalakan mesin-mesin kendaraan dan industri. Tetapi juga menggerakkan ekonomi rakyat. Memperkuat persatuan bangsa. Dan membuka jalan menuju masa depan Indonesia yang lebih mandiri.
Hal ini pun disampaikan oleh Direktur Utama PT Pertamina Persero Simon Aloysius Mantiri, melalui Pimpinan Pertamina Geothermal Energy Area Sibayak, Indra Mantik Oentara, yang mengatakan makna pertama dari tema tersebut adalah Kedaulatan. Hari ini, kedaulatan bukan lagi hanya tentang menjaga batas wilayah. Kedaulatan adalah kemampuan sebuah bangsa menentukan masa depannya dengan kekuatan sendiri. Bangsa yang masih bergantung pada energi dari luar akan selalu rentan terhadap gejolak yang terjadi di luar.
“Sehingga, menjaga ketahanan energi sesungguhnya adalah menjaga kemerdekaan Indonesia itu sendiri. Di sinilah Pertamina memegang amanah sejarah,” jelasnya.
Kemudian lanjutnya makna Keadilan dimana kemerdekaan adalah hak seluruh rakyat Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. Dari Miangas sampai Pulau Rote. Demikian pula energi, tidak boleh ada warga negara yang merasa ditinggalkan karena hidup jauh dari pusat pertumbuhan ekonomi.
“Setiap warga negara, berhak mendapat akses pada BBM, dengan harga yang sama. Itulah esensi program BBM Satu Harga yang dijalankan Pertamina. Karena keadilan energi diukur dari kemampuan menghadirkan negara di setiap jengkal Nusantara,” terangnya.
Dan yang terakhir adalah makna Kemakmuran, yakni Pertamina terus melanjutkan program biodiesel menuju B50, mengembangkan rantai pasok bioetanol berbasis tebu, jagung, ketela, dan sorgum guna mendukung pencapaian target pencampuran E10 hingga E20 nasional, memanfaatkan minyak jelantah dan minyak nabati, serta mengembangkan Sustainable Aviation Fuel dan produk rendah karbon lainnya.
“Melalui strategi ini, Pertamina tidak hanya sedang membangun portofolio energi. Kita sedang membangun sumber-sumber baru yang akan terus memberi energi bagi kemerdekaan Indonesia di masa depan,” ungkapnya.
Dan untuk Pertamina Geothermal Energi Sibayak, kedepannya juga dapat kembali produksi sumber daya, yang dapat dinikmati oleh masyarakat.
“Untuk PGE sendiri diharapkan bisa kembali produksi dan segala permasalahan yang bisa dibantu oleh pemerintah. Agar dapat kembali dinikmati oleh masyarakat,” harapnya.
Selain itu kegiatan ini juga rasa cinta atas negara, dan kebanggaan dimana Indonesia sudah merdeka selama 81 tahun. Dan sekaligus juga untuk menghormati jasa para pahlawan yang telah berjuang meraih kemerdekaan.
“Ini adalah bukti kecintaan kita kepada negara, dan rasa bangga atas 81 tahunnya negara Indonesia sudah merdeka,” ungkapnya.
Selain kegiatan upacara, juga dimeriahkan dengan pemberian hadiah kepada karyawan yang menang dalam perlombaan yang digelar sehari sebelumnya dalam rangka memeriahkan hari Kemerdekaan.
Kegiatan ini pun berjalan dengan aman tertib dan lancar. (Tim)



Your IP Address : 216.73.216.143